Makanan yang Boleh Dimakan Penderita Pneumonia

Bagi jutaan orang yang mengalami pneumonia setiap tahun di dunia, perawatan penderita pneumonia dengan tepat sangat penting dilakukan. Penyakit yang satu ini disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur. Penyakit apapun yang anda derita, termasuk pneumonia membutuhkan langkah yang benar-benar tepat untuk mendapatkan kesembuhan yang maksimal. Dengan dengan jalan medis melalui konsumsi obat pneumonia, anda juga harus menyertainya dengan konsumsi makanan yang boleh dimakan penderita pneumonia berikut ini, yang antara lain :

makanan yang boleh dimakan penderita pneumonia

Bayam

Orang-orang yang memiliki pneumonia disarankan untuk makan makanan kaya kalium seperti bayam. Makan makanan kaya kalium dapat membantu untuk menyembuhkan jaringan paru-paru yang rusak. Memperbaiki jaringan paru-paru yang rusak sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan, setelah serangan berat radang paru-paru. Untuk mencegah hilangnya nutrisi selama proses memasak, membuat salad bergizi dari daun bayam segar. Anda juga dapat menyiapkan sup lezat dari bayam. Selain bayam, kentang panggang dan aprikot kering juga merupakan sumber kaya kalium yang baik untuk kesehatan paru-paru anda.

Jus wortel

Jika Anda ingin sembuh dari radang paru-paru, perbanyak minum jus wortel segar. Jus wortel sarat dengan banyak antioksidan yang dapat mempercepat proses penyembuhan. Minum jus wortel yang kaya vitamin C juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Termasuk memasukkan jus wortel ke dalam makanan sehari-hari dapat mencegah radang paru-paru lebih lanjut. Jus wortel juga merupakan sumber kalium, magnesium, kalsium, besi, vitamin A dan vitamin B-Kompleks. Idealnya, orang-orang yang memulihkan diri dari radang paru-paru harus minum jus wortel segar setidaknya dua kali sehari.

Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, mackerel, tuna, merupakan sumber yang kaya protein. Makan makanan kaya protein seperti ikan berlemak dapat membantu untuk menyembuhkan jaringan paru-paru yang rusak. Selain itu, lemak ikan merupakan sumber yang kaya asam lemak omega-3. Omega-3 juga dapat membantu untuk mengelola peradangan yang akan merusak tubuh. Jadi, makan ikan kukus atau panggang jika Anda ingin sembuh dari serangan berat radang paru-paru.

Bawang putih

Sejak zaman kuno, orang telah makan bawang putih mentah untuk melawan penyakit paru-paru seperti pneumonia ini. Sifat antimikroba dari bawang putih, yang kebetulan menjadi fitur yang paling legendaris, dapat membantu untuk mengurangi dampak negatif dari berbagai agen bakteri dan virus. Makan bawang putih mentah dapat menstabilkan suhu tubuh, mengurangi kemacetan dan meningkatkan respirasi. Orang-orang yang memiliki radang paru-paru harus makan beberapa siung bawang putih mentah setidaknya dua kali sehari.

Biji-bijian

Bijian menyediakan jumlah karbohidrat, sumber bahan bakar utama tubuh Anda, serta sejumlah vitamin, mineral dan antioksidan yang berharga. Vitamin B di biji-bijian memainkan peran penting dalam produksi energi dan kontrol suhu tubuh, yang penting ketika Anda lelah dan demam. Biji-bijian juga merupakan sumber yang baik selenium, mineral yang mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini akan mempermudah proses pengobatan pneumonia.

Buah dan sayuran lain

Buah-buahan dan sayuran adalah pemasok antioksidan, yang membantu tubuh Anda melawan dan menyembuhkan penyakit dan infeksi. Perbanyak asupan juga dapat membantu mencegah infeksi lain. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “Gizi” tahun 2010 melibatkan 1.034 perempuan menunjukkan bahwa wanita yang terus mengonsumsi diet yang kaya buah-buahan dan sayuran lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan infeksi pernapasan atas, seperti pneumonia selama kehamilan. Buah-buahan dan sayuran yang sangat kaya antioksidan cenderung berwarna-warni, dan mencakup buah, buah jeruk, sayuran berdaun gelap, labu musim dingin dan tomat.

Mulai perhatikan makanan yang anda konsumsi saat ini untuk mendapatkan kesembuhan yang lebih optimal selain hanya mengandalkan obat-obatan saja.

Facebook Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *